Newest Post

Kuliah Tamu Teknik Mesin September

| Kamis, 17 September 2015
Baca selengkapnya »


Kuliah Tamu Teknik Mesin ITS edisi September 2015

Photo 1 : Pemateri bersama moderator kuliahTtamu

Kuliah tamu kembali diadakan di jurusan Teknik Mesin FTI-ITS yang kali ini menampilkan topik “Palm Oil Mill”. Acara yang diagendakan setiap satu bulan sekali ini, kali ini diisi oleh pemateri Ir. M.Ichsan (M31) selaku Mill Support and Quality Conrol, Engineering Department., PT  Astra Agro Lestari, Tbk dan dimoderatori langsung oleh teman seangkatannya, yaitu Ketua Jurusan Teknik Mesin FTI-ITS, Bambang Pramujati, Phd (M31). Acara ini diselenggarakan pada hari Selasa,  15 September 2015 pukul 10.00-12.00 WIB, diruang D201 Jurusan Teknik Mesin.  Acara ini terselenggara  atas koordinasi dari Ikatan Alumni ITS komisariat Mesin, Jurusan Teknik Mesin ITS dan Departemen Hubungan Luar Himpunan Mahasiswa Mesin Teknik Mesin ITS.

Acara dibuka oleh MC dengan doa tepat pukul 10.00 WIB, lalu dilanjutkan sambutan oleh Bambang Pramujati. Sebelum membahas materi kuliah, M. Ichsan memperkenalkan diri sekaligus menceritakan bagaimana dahulu kuliah di Teknik Mesin. Setelah itu, Beliau langsung memberikan penjelesan melalui video terkait proses dari kelapa sawit mentah menjadi barang jadi yang bernilai. Proses yang paling awal adalah penerimaan TPS dengan truk, bisa melalui proses langsung dump atau tipping dumping. Proses kedua yaitu perebusan (sterilizer) dimana ada dua macam, yaitu cara yang sederhana adengan Batch processing system dengan arah vertikal maupun horizontal dan cara yang modern yaitu dengan continuos sterilizer. Setelah direbus maka proses selanjutnya adalah penebahan (Thresher), setelah itu melalui proses penempaan (press) dibagi dua menjadi pengolahan crude oil dan kernel.  Hal yang menarik dari Kelapa Sawit adalah semua bagiannya bermanfaat untuk diproses menjadi hal yang bernilai. Dengan tidak adanya proses pembuangan bagian Kelapa Sawit maka industri ini memiliki prospek yang cerah untuk pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia.

Selesai pemutaran video, M. Ichsan langsung membuka slide presentasi dan memberikan penjelasan secara detail kepada peserta kuliah terkait proses-prosesnya.Beliau menjelaskan bahwa tiap proses pengolahan memiliki hubungan yang sangat erat dengan pelajaran waktu beliau kuliah di jurusan Teknik Mesin 27 tahun yang lalu, terutama soal Mekanika Fluida dan Termodinamika. Beliau berpesan juga kekurangan mahasiswa sekarang adalah kurangnya praktik langsung dilapangan dan lebih paham dengan teori padahal di dunia kerja nanti, teori dan praktik harus sama-sama dipahami. Beliau juga bercerita untuk berkaca pada sejarah agar kita berkontemplasi, ternyata Kelapa Sawit yang memiliki nama ilmiah Elaeis guineensis ini merupakan tumbuhan yang berasal dari Afrika. Tanaman yang merupakan komoditi paling ekonomis dari jenis kelapa P, dibawa oleh Belanda ke Indonesia ketika zaman penjajahan. Setelah tumbuh dan menghasilkan keuntungan untuk Indonesia ternyata negara tetangga yaitu Malaysia belajar kepada Indonesia terkait proses Kelapa sawit, alhasil berkat dukungan dari pemerintahnya juga, Malaysia saat ini menjadi negara dengan industri kelapa sawit terbesar di dunia diatas Indonesia. Ironi pun terjadi di dunia industri Kelapa sawit, dengan lahan yang lebih sedikit dari Indonesia, tetapi Malaysia lebih maju.

 Photo 2 : Suasana saat kuliah Tamu tampak belakang

Selain menjelaskan proses kelapa sawit menjadi barang jadi, M.Ichsan juga menjelaskan bagaimana perjalanan karir beliau di PT Astra Agro Lesari, Tbk. Pada prosesnya PT Astra Agro Lestari, Tbk. merupakan perusahaan pertama dan sampai sekarang beliau meniti karir. Perusahaan yang merupakan terbesar di Indonesia terkait industri kelapa sawit ini juga sedang menciptakan bahan bakar dari kelapa sawit yaitu biodiesel. Dengan inovasi-inovasi di bidang teknologi yang semakin maju ini beliau berharap agar industri Kelapa Sawit di Indonesia makin maju.

Setelah bercerita tentang karirnya, M. Ichsan memberikan wejangan kepada peserta  kuliah tamu yang mayoritas adalah mahasiswa  Teknik Mesin ini untuk memiliki disiplin dan attitude yang baik, karena di dunia pascakampus bukan orang yang pintar di perkuliahan yang sukses, tetapi orang yang memiliki dedikasi displin ilmu yang baik.

Ketika moderator membuka sesi tanya jawab, para peserta kuliah tamu sangat antusias bertanya terutama angkatan 2014 Teknik Mesin yang notabenya masih semester 3 di perkuliahan. Ada satu pertanyaan yang menarik sekaligus menyentil pemerintahan kita, yaitu kenapa indusri kelapa sawit di Indonesia masih kalah dengan Malaysia, lalu jawaban beliau adalah karena pemerintah Malaysia sangat mendukung industri kelapa sawit, itu bisa dilihat dari bandara kuala lumpur yang di sisinya ada tanaman kelapa sawit selain itu sirkuit sepang juga disisinya banyak tumbuhan tersebut seakan menunjukan kepada dunia bahwa Malaysia maju karena kelapa sawit.

Photo 3 : Suasana kuliah tampak samping kanan

Hal unik pun terjadi diakhir sesi, beliau menunjukan gambar tabung penyimpanan besar yang sudah kempes kedalam, seakan ada yang menghisap dari dalam. Dan beliau membalikkan pertanyaan kepada peserta kenapa hal terebut bisa terjadi sekaligus menjawab bahwa karena suatu kesalahan proses, tekanan atmosfer diluar lebih besar daripada dalam tabung sehingga menyebabkan tabung kempes kedalam oleh karena itu syukuri segala hal karena Tuhan sudah memberikan tekanan atmosfer untuk kita./(hnp)

Kuliah Tamu Teknik Mesin September

Posted by : Dimensi Mesin ITS
Date :Kamis, 17 September 2015
With 0tanggapan

Engine Brake 2015

| Senin, 11 Mei 2015
Baca selengkapnya »

Pada bulan April lalu MMC telah mengadakan salah satu Event Besarnya yaitu Engine Brake 2015.  Engine Brake kali ini bertemakan “Anthem of Creativity” yang mengangkat sisi kreatif dalam bermusik. Acara ini digelar pada 19 April lau bertempat di Gedung Kesenia Cak Durasim Surabaya. Kali ini MMC mengundang artis ibu kota yang sedang naik daun yaitu Kunto Aji sebagai pengisi acara sekaligus sebagai narasumber dalam salah satu sub acara yaitu Talk Show. Talk Show kali ini membahas mengenai sisi kreatif dalam karya music itu sendiri serta bagaimana persaingan produksi dalam perindustrian music saat ini. Salain Talk Show, ada beberapa sub acara Engine Brake lainnya yang tak kalah menarik seperti Parade Musik Kreatif oleh Komunitas-Komunitas Musik di Surabaya, Meet and Greet bersama Guest Star, Live Perform Mural Art, Bazar booth, serta diadakannya Festival Musik Kreatif yang menampilkan sisi kreatif dalam penampilan mereka. Engine Brake 2015 merupakan salah satu acara terbesar yang telah diadakan oleh MMC dengan berbagai macam sub event yang dirangkai cantik serta venue yang cukup megah dibandingakan dengan event event sebelumnya. Diharapkan dengan adanya Engine Brake ini akan memberikan hal yang positif bagi seluruh masyarakat dan MMC Crew terutama, serta dapat menjadikan MMC menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Engine Brake 2015

Posted by : Dimensi Mesin ITS
Date :Senin, 11 Mei 2015
With 0tanggapan
Tag :

MESIN RALLY 2015

|
Baca selengkapnya »

Mesin Rally 2015 yang bertajuk “Surabaya Heritage” ini merupakan lanjutan Kejuaraan Daerah Time Rally Seri 2 Jawa Timur yang dilaksanakan oleh Mesin ITS Autosport – Teknik Mesin – ITS Surabaya. Kali ini Mesin Rally 2015 memiliki 2 kelas yaitu Kejuaraan dan Gathering yang memiliki tujuan yang berbeda. Untuk kejuaraan sendiri mempunyai tujuan untuk mendapatpak perally yang dapat berkompetisi di tingkat kejuaraan nasional sedangkan untuk gathering memiliki tujuan untuk mengenalkan timerally kepada para pemula agar tumbuh perally – perally muda.
Pada kejurda seri 2 ini terdapat 40 starter untuk kelas kejuaraan dan 20 untuk gathering. Untuk kelas kejuaraan trayek 1 dimulai pada pukul 00.00 WIB pada hari Minggu 3 Mei 2015 dan trayek 2 dimulai pada pukul 10.00 WIB pada hari Minggu 3 Mei 2015. Sedangkan untuk kelas gathering dimulai pada pukul 11.00 WIB. Pada malam hari race berlangsung seru karena race berlangsung gelap gulita dan para perally perlu berhati – hati untuk mencari pos – pos yang ada di sepanjang jalan yang tertera di soal.
Setelah kedua trayek selesai, maka untuk kelas kejuaraan terdapat beberapa pemenang dengan detail sebagai berikut

MESIN RALLY 2015

Posted by : Dimensi Mesin ITS
Date :
With 0tanggapan
Tag :

Jadilah yang Terbaik

|
Baca selengkapnya »

Allah Ta’ala menciptakan kita dalam keadaan yang berbeda-beda. Berbeda jenis kelamin, warna kulit, kemampuan ekonomi, tingkat pendidikan dan lainnya. Seringkali dalam perbedaan ini kita tidak punya pilihan. Ada anak yang lahir dalam keadaan cacat, buta, atau lumpuh. Sementara ada anak yang lahir dalam keadaan fisik sempurna. Ada orang yang sudah bekerja membanting tulang sepanjang tahun, namun rejekinya tidak kunjung banyak, belum bisa keluar dari garis kemiskinan. Sementara ada yang rejekinya lancar tanpa harus bersusah payah.
Karena dalam perbedaan-perbedaan ini kita tidak bisa mempunyai pilihan, maka Allah Ta’ala tidak menjadikan hal ini sebagai cara pandang, parameter dalam menilai diri kita. Islam adalah agama yang adil dan telah membuat timbangan yang adil untuk umatnya yaitu yang difirmankan oleh Allah Ta’ala, “Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah orang paling bertakwa di antara kalian” (QS. Al-Hujurat: 13). Surat ini ditafsirkan oleh Rasulullah Salallahualaihi Wassalam dalam sebuah hadist, “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa kalian dan harta kalian akan tetapi Dia melihat kepada hati-hati kalian dan perbuatan-perbutan kalian.” (HR. Muslim)
Inilah timbangan Islam yang adil. Masing-masing dari kita bisa menjadi orang yang paling bertakwa di sisi Allah Ta’ala, bisa menjadi orang yang berhati paling jernih, dan menjadi orang yang beramal paling banyak tanpa terhalang latar belakangnya. Kedudukan yang tinggi di sisi Allah Ta’ala tidak terhalang oleh jenis kelamin, warna kulit, darah yang tidak biru, kantong yang tidak tebal, ataupun postur tubuh kita.
Bahkan, kedudukan yang tinggi di sisi Allah tidak terhalang dengan ilmu kita yang kurang. Buktinya, orang terbaik dari kalangan Tabi’in adalah bukanlah orang yang ‘alim atau ulama dikalangan mereka. Orang yang terbaik dalam kalangan Tabi’in, yaitu generasi kedua umat islam, adalah seorang pria yang disebut oleh Rasulullah Salallahualaihi Wassalam dalam sebuah hadist, “Sesungguhnya sebaik-baik generasi tabi’in adalah orang yang bernama Uwais. Dia mempunyai seorang ibu...”(HR. Muslim). Siapakah beliau? Beliau bukan orang yang kaya, bukan orang yang berdarah biru, bukan pejabat, dan bukan juga ulama. Beliau hanya orang biasa dan bahkan disebutkan dianggap remeh oleh masyarakat. Namun dengan takwa beliau, iman beliau, bakti beliau dengan ibu beliau, dan kebersihan hati beliau, beliau menjadi yang terbaik dikalangan Tabi’in.
Kalau yang terbaik dikalanagan Tabi’in adalah orang yang serba kurang, lain halnya orang terbaik dikalangan sahabat, yaitu adalah yang serba lebih. Beliau adalah Abu Bakr Ash-Shiddiq Radhiallahu Anhu. Para ulama sepakat yang terbaik dari generasi pertama umat Islam ini adalah Abu Bakr Radhiallahu Anhu. Beliau adalah seorang yang tampan, seorang yang kaya, seorang pejabat, seorang yang bangsawan, dan beliau adalah seorang tokoh ulama dikalangan sahabat. Namun bukan itu yang membuat Abu Bakr Radhiallahu Anhu menjadi yang terbaik di kalangan sahabat. Yang menjadikan beliau terbaik adalah takwa beliau, hati beliau yang bersih, iman beliau yang kuat, dan amalan beliau yang banyak, tercermin dalam hadist, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Siapa yang hari ini berpuasa?’ Abu Bakar menjawab, ‘Saya’, ‘Siapa yang hari ini ikut mengantar jenazah?’ Abu Bakar menjawab, ‘Saya’, ‘Siapa yang hari ini memberi makan orang miskin?’ Abu Bakar menjawab, ‘Saya’, ‘Siapa yang hari ini menjenguk orang sakit?’ Abu Bakar menjawab, ‘Saya’, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bersabda, ‘Tidaklah semua ini dilakukan oleh seseorang kecuali dia akan masuk surga’” (HR. Muslim)
Setiap dari kita memiliki kelebihan dan kekurangan. Kalau kita memiliki kelebihan, bersyukurlah kepada Allah Ta’ala dan jadilah seperti Abu Bakr Radhiallahu Anhu yang beliau diberi kelebihan tapi hal itu tidak memperdayainya karena beliau sadar bahwa Allah Ta’ala tidak pernah melihat beliau dari kelebihan-kelebihan dunianya. Maka beliau beramal, membersihakan hati, dan bertakwa sehingga beliau bisa meraih kemuliaan disisi Allah Ta’ala. Sebaliknya kalau kita memiliki kekurangan, hendaklah kita tetap bersyukur, jangan minder, karena kesempatan tidak tertutup sama sekali. Jadilah seperti Uwais Al Qarni yang serba kurang tetapi dengan ketakwaan beliau, beliau bisa menjadi yang terbaik di kalangan Tabi’in.
Wallahu a’lam

Oleh: Lembaga Dakwah Jurusan Teknik Mesin ITS - Ash-Shaff

Jadilah yang Terbaik

Posted by : Dimensi Mesin ITS
Date :
With 0tanggapan
Tag :

Who’s the Next Leader of KM ITS ?

| Jumat, 06 Februari 2015
Baca selengkapnya »
1#AyoKolaborasi


 











2 #HantamPasca

 
REVIEW: KAMPANYE CAPRESBEM ITS

Suasana kampanye calon presiden BEM ITS 2014-2015 kini semakin memanas. Beberapa kampanyae telah dilakukan guna mempubliasikan apa yang dibawa oleh masing-masing calon. Di bawah ini adalah beberapa pertanyaan dan jawaban yang sempat terekan tim dimensi saat kedua calon, Fajri dan Pasca, saat melakukan kampanye di FTI tepatnya di Jurusan Teknik Material dan Metalurgi (19/9).

TANYA:
1.      Selain mahasiswa FTI Pusat, yang hadir di sini dan bukan bagian dari TSK, tolong angkat tangan. Ini dikit banget yang datang, padahal FTI kan harusnya paling banyak se-ITS mahasiswanya, tapi yang hadir kok sedikit.
2.      Ini kan udh tahun ke 4. Rencana TA mau buat apa?
3.      Bikin PKM nggak sekarang?
JAWAB:
Pasca:
Untuk TA saya mengambil bidang korosi namun topiknya masih menunggu briefing dari lab. Untuk PKM tidak membuat.
Fajri:
Di Tekpal TM 2, 3 dan TA tidak boleh diambil barengan. Niatan TA: Bidang hidrodinamika. Sekarang sedang masuk tim PKM, membahas tentang hidromodelling dari serabut kelapa.
Kroscek dari penanya:
Janga lupakan akademik meskipun sudah berorganisasi. Jangan sampai presbem menjadi alasan anda tidak berkembang secara akademik.
Tanggapan capresbem:
Fajri:
Terima kasih sudah diingatkan. Sepaham saya, ini adalah kali pertama Teknik Perkapalan mewakilkan mahasiswanya untuk maju ke tataran bursa presiden BEM, biasanya kami lebih fokus di tugas merancang (bagi mahasiswa tahu keempat). IPK saya sekarang 2.78 dengan sks lulus 98. Yang penting adalah izin. Ketika orang tua, teman-teman dan orang-orang di sekitar saya mengizinkan maka saya berangkat.
Saya sejak kelas 1 SMP sampai 1 SMA selalu ranking 1. Pas masuk osis, saya berhasil mengubah wajah osis, namun saya menjadi ranking 26. Namun, saat tes masuk perguruan tinggi ada 5 orang dari sekolah saya yang berhasil masuk PTN jalur SNMPTN tulis dan salah satunya adalah saya. Nilai yang bisa saya ambil adalah, ketika kita melakukan sesuatu dengan ikhlas dan dengan proses yang baik pasti akan berbuah baik.
TANYA:
Apakah Anda tahu mengenai UU no.11 Tahun 2014? Bagaimana menyikapinya?
Dulu pada saat pemilu, Anda memilih Jokowi atau Prabowo?
JAWAB:
Pasca:
Tidak usah saya sebutkan saya milih siapa di pemilu presiden kemarin, takutnya mempengaruhi pandangan yang lain. Kalau UU itu saya belum tahu.
Fajri:
Itu UU tentang keinsiyuran. UU ini dibentukdalam rangka menghadapi ASEAN Economic Community. Nah teman-teman nanti bisa mendapat gelar insinyur namun harus melakukan sertifikasi keprofesian terlebih dahulu. Contoh: sertifkasi NDT.
Saya pernah memoderatori peltihan sertifikasi Microsoft di FTIF. Pemateri bilang, “ada orang india nelpon saya, excuse me, apakah anda tahu kalau semua Negara sudah survei bahwa Indonesia itu merupakan Negara yang paling empuk untuk didatangi palamar kerja? Karena sertifikatnya regional, cukup dengan Tanda tangan Ketua Jurusan, mahasiswa yang bersangkutan dan tulisan himpunan. Itu kalau dibawa ke seleksi di perusahaan, bakal kalah sama yang bersertifikasi seperti Microsoft.
Saya punya usul, mulai sekarang silahkan teman-teman tentukan bidang yang mau teman-teman sertifikasi (yang Anda ahli di situ). Memang awalnya sulit dan mahal. Makanya ada pengujuan beberapa orang dulu dari kampus sebagai sample untuk melakukan sertifikasi. Sertifikasi ini penting temen-teman. Kalau ke perusahaan, meski sudah jago Microsoft, namun kalau tidak bersertifikasi, maka akan kalah sama yang bersertifikasi.
Kemarin saya memilih Prabowo-Hatta.
Saya memiliki pandangan lain. Semakin dewasa kita berpolitik, semakin mau kita mengungkapkan pandangan ke orang lain mengenai pilihan kita.
Saya pernah baca buku mengenai perpolitikan di Finlandia. Ini yang jadi landasan saya kenapa saya tidak terlalu takut mengungkapkan pandangan saya. Disini kita bisa tahu dan bertanya mengenai satu pandangan dengan yang lainnya. Saling mempengaruhi itu biasa terjadi di masyarakat modern. Kata pak Daniel M. Rosyid dalam bukunya, Cakrawala, bukti masyarakat modern adalah komunikasi.
Saya memilih pak Prabowo-Hatta dengan berbagai pertimbangan yang saya punya.
Kroscek penanya:
masalah pertanyaan kedua yang menyangkut pemilih, jadi terserah mas-mas ini mau menjawab atau tidak. Saya cuma pengen tahu pandangan mas ini terhadap presiden kita. Yang saya inginkan adalah mas ini bisa dekat denga  birokrasi, bisa membawa suara dari birokrasi ke institut dan begitu pula sebaliknya, serta menjembatani aspirasi mahasiswa di birokrasi nasional.
TANYA:
Apakah Anda tahu mengenai Isu kuliah 5 tahun, bagaimana tanggapan Anda?
Yang kedua, Sudah punya pacar? Mau nikah kapan?
Pak Habibi bikin pesawat, kira-kira BEM ITS mau bikin apa, kan kampus kita kampus teknik?
JAWAB:
Fajri:
Terimakasih. Ini bisa menjadi petaka untuk mahsiswa FTK, mungkin mesin juga. Tapi juga bisa menjadi keuntungan buat keduanya. Jadi dosennya juga bakal takut ngasi nilai C dan D. Tapi kalau secara garis besar, ini adalah salah satu tantangan mahasisawa ITS. Sekarang kita punya PR besar dengan kaderisasi internal kita yang dirasa sekarang lagi turun.
Saya antara alhamdulillah dan innalillahi belum pernah pacaran. Masalah nikahnya kapan, sebenarnya saya punya impian mau menikah selama saya masih di kampus. Itu kan keinginan saya, kembali lagi kepada Allah.
Saya salah satu penggemar Habibie. Yang bisa kita lakukan, menjadikan pak Habibi sebagai motovasi kita.
Faisal Basri pernah memiliki ide namun belum sempat diimplementasikan di UI. Beliau s ingin membentuk Sekolah Teknokrat Muda. Ide yang berasal dari Jepang ini berawal dari inspirasi mahasiswa Engineering Jepang yang ternyata mereka juga ada kelas politik meskipun sedikit.  Beliau ingin engineer-engineer Indonesia memiliki mental-mental politisi, namun bukan menjadi politisi muni.
Tekankan bahwa engineer, bisa berpolitik yg baik. Founding father kita kan teknokrat semua, Soekarno, bu Risma, dan lain-lain.
Pasca:
Mengenai kuliah 5 tahun, SK kemendikbud yang menyatakan hal tersebut, sehingga dibatasi 5 tahun dan bakal dicapai 2 tahun lagi, 2016. Nah kita sebagai mahasiswa, harusnya bisa mengritisi itu. Uang yang dibiayai Negara untuk mahasiswa dahulunya terlalu banyak, sehingga kuliah dibatasi 5 tahun. Menurut saya itu merupakan hal yang aneh.
Ini tentunya menjadi tantangan bagi kita semua. Yang dibatsi 7 tahunpun, kemahasiswaan kita mati, tidak bisa berkontribusi bagi lingkungan kita dan bagi bangsa ini. Belum apa-apa. Apalagi dibatasi 5 tahun. Ini suatu tantangan yang berat bagi kaderisasi di himpunan.
Untuk msalah tanggapan, saya belum bisa memberikan jawaban.
Yang ketiga: menurut saya itu tantangan. Sebagai kampus maritim. Karena ITS didirikan pak Habibie untuk menjadikan industri kemaritiman Indonesia kuat, yang jaya seperti Majapahit dan Sriwijaya dulu. Tapi apa sekarang kontribusi kita terhadap negeri ini? Dari segi maritim, saya memberikan satu contoh, menteri kelautan dan kemaritiman dalam sejarah era Republik Indonesia, tidak pernah berasal dari ITS, karena kenapa? Ini akan menjadi PR besar buat kita. Kita masih terlalu berlikir terkotak-kotak, terlalu berpikir jurusan kita, arogansi kita. Padahal bangsa ini mendukung kita, membiayai kita.
TANYA:
  1. Seberapa berpengaruh mas2 di sini di km its?
  2. Hari ini, kapan mas mandi dan makan?
  3. Yang ketiga tes kreativitas: misalkan saya ini bos nya mas. Terus mas saya beri ayam jantan. Saya meminta bagaimana caranya ayam jantan ini bertelur 7 butir dalam waktu 1 jam. Saya beri kesempatan Ketika saya memberikan kesempatan Anda menanyakan 1 pertanyaan kepada saya, entah apapun itu. Apa yang ingin Anda tanyakan?        
JAWAB:
Pasca:
Mengenai seberapa berpengaruh saya di ITS, mungkin teman-teman bisa menilai sendiri saat saya menjabat di LPM 10. Ketika pertama saya menjabat sebagai pemimpin redaksi di LPM 10, saya mengkritisi kaderisasi yan dipotong menjadi 1 minggu menjadi OK2BK. Ketika itu diputuskan oleh birokrasi, kita tidak ada upaya apapun untuk melawan itu. Padahal sepengetahuan saya, ketika keputusan kaderisasi dipotong menjadi satu minggu, dari teman-teman kadep PSDM, Presiden BEM, Kahima hadir di situ. Tidak ada yg menolak di forum. Sehingga saya mengeluarkan tulisan dan kemudian saya diapnggil oleh beberapa dosen. Saya menilai kemahasiswaan sekarang, tidak berani melawan atau mengkritisi keputusan birokrasi. Ingat tidak ada fungsi instruktif dari birokrasi ke Himpunan.
PKL di depan manarul diusir, oke saya sepakat. Tidak boleh berdagang di area fasilitas Negara. Nah perumdos, tempat fasilitas Negara yang ditempati dosen untuk tempat tinggal, juga dijadikan tempat jualan. Saya mengkritisi itu. Akhirnya saya dicari-cari dosen lagi.
Mandi dan makan sebelum jumatan.
Ayam jantan bertelur ya?
Fajri: 
Pengaruh saya di KM ITS?
Saya ini pure orang Himpunan, dan anak LDJ. Di tahun pertama saya kurang berpengaruh. Setelah itu saya jadi Kahima, ujug-ujug jadi kahima gitu ya. Trus saya terinspirasi oleh teman-teman saya termasuk mas Pasca, mas Yoga, dan lain-lain.
Yang saya usung itu kolaborasi. Teman-teman ini sebenarnya sudah harus biasa datang ke jurusan orang lain utuk diskusi apapun. Bukan membuka diskusi di jurusan sendiri-sendiri. Sudah saatnya kita berkolaborasi. Makanya waktu itu saya mengudang banyak jurusan ke jurusan saya untuk diskusi, mesin hadir juga waktu itu. Diskusi jembatan Selat Sunda, muter-muter ITS membawa banner. Katanya, salah satu yang menggerakkan himpunan-himpunan ntuk menggerakkan kajian strategisnya itu adalah saya dan teman-teman waktu itu. Yang kedua, saya dibilang berpengaruh karena saya sering dibilang sering mengisi materi di jurusan-jurusan lain mengenai tujuan organisasi, padahal saya bukan pemandu. Katanya, Saya menyebarkan semangat kolaborasi ini semenjak saya menajadi kahima.  
Mandi sebelum jumatan. Saya makan sebelum ke sini.
Telurnya harus dari si ayam jantan atau dari yang lain?
Kroscek penanya:
Seberapa pengaruh teman-teman itu bisa dilihat dari kehadiran di sini. Sederhana kan?
Pertanyaan yang kedua dan ketiga ini sebenarnya harapan saya. Sebelum memimpin  KM ITS, pimpinlah diri teman-teman sendiri. Jangan lupa makan, mandi dan akademik Anda.
Saat saya bilang saya bos Anda, dan saya memberikan tugas yang itu mustahil, jawaban mas ini sebenarnya fokus ke bagaimana menyelsaikannya. Benar apa tidak? Saya berharap, pemimpin KM ITS nanti merubah pemikirannya menjadi kenapa tugas itu harus diselesaikan, bukan bagaimana menyelesaikan tugas itu.
Tanggapan Capresbem:
Pasca:
Saya sebenarnya agak berdosa.yang waktu kemarin pindah pilih pilpres tidak jadi diselenggarakan. Padahal pihak himpunan sudah sangat mengusakan. Ternyata, keputusan pindah pilih itu tidak ada surat resminya, kok tiba-tiba ada keputusan seperti itu. Kemudian saya mengkroscek. Berarti teman-teman gagal kemarin itu.
Fajri:
Terimakasih mas sudah mengingatkan untuk merubah pola pikir itu.
Saya punya inisiasi, ide kalau maba, warga, kahima bisa duduk sama rata berlajar berpikir bersama dalam sebuah forum diskusi. Saya ingin membangun budaya diskusi di ITS.
Terimakasih sudah diingatkan.
Demikian beberapa pertanyaan dan jawaban dari masing-masing calon presiden BEM ITS 2014-2015 pada saat melakukan salah satu kampanyanya di FTI. Semogan ini besa menjadi sedikit gambaran untuk pembaca sekalian dalam menentukan pandangan mau memilih siapa nanti di pemira ITS tahun ini.

Who’s the Next Leader of KM ITS ?

Posted by : Dimensi Mesin ITS
Date :Jumat, 06 Februari 2015
With 0tanggapan
Tag :

Mie Instant, Suka atau Kecanduan?

| Kamis, 05 Februari 2015
Baca selengkapnya »

Dimensi-ITS. Mie salah satu makanan populer di kawasan Asia. Awalnya mie dijual dalam bentuk lembaran-lembaran. Seiring berjalannya waktu, jenis mie mengalami perkembangan diantaranya mie basah, mie kering dan mie instant. Kini banyak para pedagang menjajakan olahan jenis mie.
Mie instant merupakan makanan yang paling diandalkan di rumah saat darurat. Mie juga merupakan makanan yang identik dengan mahasiswa, karena selain praktis dan mudah dalam memasaknya, rasanya juga enak apalagi jika ditambah dengan pelengkap. Biasanya pelengkapnya adalah telur atau kornet, mungkin itu akan membuat lidah anda bergoyang. Tanpa kita sadari mengkonsumsi dua kali sehari dalam satu minggu dapat dikatakan sebagai gejala kecanduan mie. Zat MSG (Monosodium Glutamate) dalam mie dapat menyebabkan kita mengalami kecanduan dan ketergantungan.
Monosodium Glutamate dalam mie instan adalah zat penambah rasa pada makanan yang dibuat dari hasil fermentasi zat tepung dan tetes gula bit atau gula tebu. Ketika MSG ditambahkan pada makanan, zat ini memberikan rasa sedap pada makanan. Zat ini dikategorikan berbahaya jika dikonsumsi secara terus menerus karena zat tersebut dapat mengganggu fungsi otak untuk berkonsentrasi. Selain itun juga akan terjadi gejala kehilangan kendali emosi diri..
Jika digunakan secara berlebihan, MSG mempunyai efek negatif terhadap tubuh. Mengkonsumsi MSG sebanyak 12 gram per hari dapat menimbulkan gangguan lambung, gangguan tidur dan mual-mual. Bahkan beberapa orang ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal, mual dan panas. Bukan hanya itu saja, MSG juga dapat memicu hipertensi, asma, kanker, diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan. MSG juga yang membuat stimulus kerja otak menjadi kecanduan memakan mie. Dampak berbahaya lain dari MSG yang tersebut di atas adalah dapat menyebabkan dari penyakit Fibromyalgia yang merupakan kumpulan rasa nyeri pada hampir seluruh tubuh. Tempat nyeri yang dirasakan banyak sekali dan bisa sampai 18 titik nyeri. Mie Instan mempunyai banyak zat kimia yang dapat memicu bebagai macam penyakit terutama kanker karena terdapat zat pengawet dalam bumbu dan mie instan itu sendiri, selain itu mie instan dapat mengganggu pencernaan.
Banyak orang mencoba untuk menetralkan mie instan agar tidak membahayakan tubuh, seperti mengganti air berulang-ulang saat proses memasak mie. Hal itu tidak dapat menetralkan zat kimia yang terdapat pada mie instan itu sendiri. Lalu bagaimana solusinya? Mencampur dengan  air jeruk nipis lah yang dapat menetralkan zat kimia pada mie instan, dengan memanfaatkan jeruk nipis saat proses memasak mie dapat menetralkan zat kimia yang terkandung tanpa melakukan penggantian air. Selain dapat menetralkan zat kimia, jeruk nipis juga dapat membuat mie instan terasa lebih segar saat dimakan.Tetapi jumlah mie instan yang di konsumsipun harus kita batasi. Supaya tubuh kita tetap terjaga dari zat kimia berlebih.(/ars)

Mie Instant, Suka atau Kecanduan?

Posted by : Dimensi Mesin ITS
Date :Kamis, 05 Februari 2015
With 0tanggapan
Tag :
Next → ← Prev
▲Top▲